Bergerak Bersama | Bantu UMKM | UMKM Go Online | Digital Marketing UMKM

Apakah Perlu Memiliki Website ?

Apakah Kita Perlu Memiliki Website

Apakah perlu memiliki website ?  Sebuah pertanyaan yang sering muncul bagi para pelaku bisnis online. Pertanyaan ini wajar karena memang eranya serba online dan cara menemukan produk atau jasa kita secara lengkap tentunya melalui website.

Didalam website biasanya berisikan beberapa informasinya diantaranya : profile lengkap, produk/jasa yang ditawarkan, alamat dan contact, foto/video produk. Informasi tersebut sangat diperlukan sebagai gambaran dari produk/jasa agar lebih dikenali secara lengkap untuk menarik pengunjung singgah ke website.

Beberapa Istilah di Dalam Website

Jika diibaratkan di dunia offline, maka website seperti restoran yang terletak di pinggir jalan sehingga ketika pengunjung mencari makanan dapat menemukannya sesuai dengan alamat yang tertera.

Tentunya didalam restoran terdapat beberapa komponen dan jika dipadankan dengan dengan istilah di dalam website  antara lain :

  • Lokasi tempat restoran tersebut berada, menggunakan lahan sendiri atau sewa dari orang lain atau milik sendiri. Jika didalam website dikenal dengan hosting yaitu tempat menyimpan segala aset digital yang ada di website.
  • Nama restoran, misalnya Pagi Sore Restoran, menyediakan aneka makanan khas Padang. Nama restoran biasanya identik dengan nama produk yang menjadi branding restoran tersebut. Didalam website, nama tersebut dikenal dengan istilah Misalnya nama websitenya https://www.pagisore.id.
  • Baik hosting maupun domain biasanya menyewa dari penyedia layanan hosting / domain secara tahunan yang sekarang banyak tersebar di internet. Karena semua data website disimpan didalam server yang disediakan oleh penyedia layanan hosting.
  • Aneka menu makanan dari restoran yang ditawarkan kepada pengunjung dimana terdapat bermacam jenis makanan dan minuman. Untuk membuat menu makanan tersebut tentunya membutuhkan chef/koki yang meracik makanan. Didalam dunia online pembuatan website memerlukan orang yang dapat merancang dan meracik tampilan website menarik bagi pengunjungnya. Sehingga seorang web developer menjadi pilihan untuk mendesign website.
See also  Agile Methodology dan Manfaatnya

Apabila mempunyai keahlian untuk membuat website sendiri maka hal tersebut sangat membantu. Atau cara mudahnya dengan dibuatkan orang lain melalui jasa web developer tersebut. Seperti yang dilakukan oleh https://bergerakbersama.org yang memfasilitasi pembuatan website dan landing page bagi para mitranya.

Sekarang, Apakah Perlu Memiliki Website ?

Setelah membaca uraian diatas diera digital seperti sekarang ini, apakah perlu memiliki website ? Jawabannya Iya diperlukan, dengan beberapa kondisi diantaranya :

  • Memiliki website maka pelanggan semakin percaya dengan produk/jasa yang ditawarkan, menambah brand image produk, artinya bisnis tersebut serius dengan bisnis/usaha yang ditekuni karena berani berinvestasi dengan adanya website.
  • Sarana untuk lebih dikenal dan mudah dijangkau oleh pelanggan, karena hanya dengan search via google, maka produk/jasa kita menjadi mudah ditemukan dan dikenali melalui website.
  • Website merupakan kumpulan informasi secara lebih rinci, karena aneka konten dan informasi secara lengkap dapat dicantumkan di dalam website. Dibandingkan pengenalan produk hanya dengan menggunakan media social seperti Instagram dan Facebook.
  • Website dapat terkoneksi dengan aneka social media spt Facebook, Instragram, Youtube, Twitter, maupun dengan aneka market place. Hal ini untuk memudahkan linking antara satu dengan yang lainnya.
  • Secara umum dalam digital marketing proses mengenalkan produk hingga closing (terkorversi) adalah trafik pengunjung dari social media diarahkan ke website. Selanjutnya mendapat informasi lengkap didalam website, kemudian pelanggan semakin percaya, pada akhirnya terjadi transaksi di dalam website tersebut.

Namun apabila produk / jasa yang ditawarkan simple dan tidak membutuhkan informasi yang lengkap, hanya sekedar gambar dan informasi sederhana maka website tidak dibutuhkan. Pengenalan produk/jasa dengan cara memaksimalkan aktif di media social seperti Instagram dan Facebook serta di Market Place.

See also  Design Thinking Untuk UMKM

Sebagai kesimpulan, intinya semua terpulang kepada pilihan yang dapat kita lakukan jika ingin memaksimalkan produk dengan berbagai macam informasi kepada pelanggan. Maka pilihan menggunakan website atau minimal landing page (1 halaman website) menjadi alternatif. Namun jika hanya produk/layanan yang simple sudah dirasa cukup sebagai bagian promosi kepada pelanggan, maka website tidak diperlukan.

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin